Kirim Pertanyaan Baru

Home Page » Pebisnis Pemula » Fokus Dalam Berbisnis
0 Votes
Vote Con!

Fokus Dalam Berbisnis

Fokus Dalam Berbisnis

Assalamu’alaikum…mau bertanya, terkadang untuk memulai bisnis itu terdapat dua kendala, yaitu sulitnya mencari ide atau terlalu banyak ide dan keinginan. Yang ingin saya tanyakan bagaimana caranya agar kita dapat fokus ke salah satu ide kita? apa cirinya bisnis itu cocok untuk kita? mohon masukannya. Syukron

By Amaliyah Salsabiela in Pebisnis Pemula · Asked 660 days 7 hours 34 mins ago

Questions: 1 Accepted: 0 ( 0% ) | Reputation: 0

 

Answers (5)

  1. 0 votes

    Sharing dari saya ya :

    1. Pilihlah SATU Bisnis yang Sesuai Dengan Hoby, Minat dan Kondisi Anda
    Memilih bisnis yang akan dijalankan sangat penting. Nantinya, pemilihan bidang bisnis ini akan berpengaruh ke lama tidaknya kita bisa bertahan dengan bisnis tersebut. Yang paling baik adalah bisnis yang sejalan dengan hoby, sesuai dengan permintaan pasar, atau cita-cita dari kecil. Selain itu sesuaikan dengan kondisi anda, jarak produsen ke rumah anda, harga baku, laba yang bisa diraih, dst. Jangan pernah ikut-ikutan bisnis dari orang lain, meski dia sudah sukses. Belum tentu cocok buat anda

    2. Bedakan RUTINITAS dan PRODUKTIVITAS.
    Anda harus mulai jujur dan teliti. Mana aktivitas yang membuat anda sibuk saja, tapi tidak menghasilkan. Mana aktivitas yang menghasilkan / ada uangnya (berikut disebut dengan produktifitas). Semua aktivitas yang ‘tidak menghasilkan’ harus anda tinggalkan secara tegas!

    3. Jangan Pernah Berpikir Membuka Bisnis Baru Sebelum Bisnis Pertama BENAR-BENAR SUKSES

    Semua berawal dari pikiran anda, ‘andai-andai’ yang anda rapal terus menerus hingga akhirnya anda memutuskan untuk memulai bisnis baru lagi, padahal bisnis yg pertama belum sukses. Jangan silau dengan orang lain, tekuni saja jualan anda. Tahan sekuat tenaga. Semua bisnis punya cara untuk membuat anda kaya, jika anda tahu caranya.

    4. Bekali diri dengan artikel motivasi, strategi, dan pengalaman para pebisnis

    Dengan banyak sharing kepada para pebisnis di sekitar Anda atau yang Anda temukan di internet Insya Allah akan memberikan bahan bakar efektif untuk mendongkrak semangat dan energi berbisnis Anda.

    So, jangan ragu berbisnis!
    Oya, kalo pengen tahu strategi pebisnis pemula kunjungi aja ;
    http://blog.bursamuslim.com/category/strategi-pebisnis-pemula/

    By ahmed.arf · 660 days 6 hours 28 mins ago

    Questions: 4 Accepted: 0 ( 0% ) | Reputation: 6

  2. 0 votes

    * JELASKAN APA yang Anda ingin RAIH – Jika Anda tidak tahu apa yang Anda inginkan, segala jalan pun TIDAK akan membuat Anda mencapainya. Tujuan apa yang ingin Anda capai dalam bisnis Anda pada akhir tahun? Bisa jadi tentang tim bisnis yang solid, pemasaran, jaringan, profit sekian juta, dll. Duduk dan tulislah efek jika tujuan itu tercapai : Apa yang akan Anda dapatkan saat tujuan itu tercapai? Bagaimana respon orang lain terhadap Anda jika Anda berhasil mencapai tujuan tersebut?

    * BUATLAH RENCANA agar tujuan itu tercapai
    – Setelah Anda memiliki catatan ttg efek jika tujuan itu tercapai, apa langkah-langkah spesifik dan tindakan yang perlu dilakukan untuk mencapai itu? Batasi rencana Anda dengan tindakan yang real dan spesifik serta jangka waktu tertentu, jangan menulis sesuatu yang global

    * CARILAH TEMAN yang bisa MENDUKUNG dan MEMONITOR RENCANA Anda – Ketika Anda melihat rencana tindakan Anda, coba carilah siapa yang bisa membantu Anda mencapainya? Seperti apa dukungan yang Anda butuhkan? Siapkah Anda dimonitor agar Anda fokus pada rencana Anda?

    * Jadwalkan waktu untuk REFRESHING!
    Fokus pada proyek bisnis Anda mungkin bisa menjadi kesenangan baru bagi Anda dan Anda akan merasakan sesuatu yang luar biasa. Namun pada saat yang sama, sangat penting untuk sesaat beranjak dari bisnis Anda dan menggeser pikiran serta tubuh Anda pada sesuatu yang lain. Berjalanlah, Hirup udara pagi di hari libur bersama keluarga, dan rasakan kesegaran dan kerindangan alam . Ambil waktu sejenak dalam sehari untuk mentadabburi Al Quran. Luangkan waktu walau hanya sehari dalam seminggu untuk mengikuti kajian keislaman agar Ruhiyah Anda tidak terkosongkan dari kebahagiaan. Sehingga jalinan keseimbangan hidup insya Allah akan anda dapatkan. Sukses di Dunia dan Bahagia di Akhirat.

    By bursamuslim · 659 days 11 hours 13 mins ago

    Questions: 32 Accepted: 0 ( 0% ) | Reputation: 0

  3. 0 votes

    sharing dari artikel the-marketeers.com gan : moga manfaat

    pengalaman dari Aria Rajasa:
    Membangun bisnis memang susah-susah gampang. Dalam 5 tahun ini saya sudah membuat Digital Agency, bisnis printing dan akhirnya masuk ke clothing dan internet, ada yang masih jalan dan ada yang sudah bangkrut. Saya lebih suka belajar dari pengalaman dan menurut saya lebih baik salah dan belajar daripada tidak pernah salah karena tidak berani mengambil risiko.

    Berdasarkan pengalaman pribadi saya, berikut adalah cara yang harus diambil dalam membangun bisnis.

    1. Do your research

    Sebelum melakukan apapun, membeli bahan dan mencari pegawai, lakukan riset secara mendalam. Cari pasar yang cocok untuk produk Anda. Cari sebesar apa pasar Anda dan sejauh apa Anda bisa maju. Cari seluruh kompetitor potensial Anda dan pelajari mereka, pelajari kesalahan mereka dan keberhasilan mereka.

    2. Know your customer

    Setelah mempelajari semua yang diatas, coba kenali calon pelanggan Anda. Jangan pernah Asumsi Anda tahu apa yang mereka mau. Tanya apa yang mereka mau, kasih produk Anda ke mereka dan catat respon mereka. Dengarkan apa yang mereka mau dan perbaiki produk Anda sesuai dengan pasar. Akan ada masanya dimana calon pelanggan Anda mungkin tidak tahu apa yang mereka mau, tugas Anda adalah untuk memisahkan apa yang mereka inginkan dan apa yang benar-benar mereka inginkan.

    Seperti yang Henry Ford pernah bilang: “Jika kita tanyakan apa yang pelanggan mau, mereka hanya akan bilang mereka ingin kuda yang lebih cepat”

    3. Think Different

    Sangatlah sulit untuk menjadi orisinal, tapi tentunya Anda tidak bisa membuat bisnis yang sama seperti yang lain. Temukan keunggulan Anda, kalau tidak ada? Buatlah sebuah keunggulan yang bisa membuat Anda berada diatas.

    Di gantibaju.com, kami membedakan produk kami dengan membuat desain kaos yang sangat Indonesia. Dan seluruh desain kami dibuat dan dikurasikan oleh publik. Itu keunggulan yang sulit ditiru karena komunitas desain kami yang sebanyak 20.000 desainer berkualitas tidak bisa di-replicate dalam semalam.

    4. Be Adaptive, Take Chances

    Ketika bisnis Anda sudah berjalan, Anda harus berani mengambil resiko. Bisnis yang tidak berinovasi akan mati. Teruslah temukan cara untuk stay relevant, ambil semua kesempatan yang layak diambil. Kesalahan itu biasa, belajar dari kesalahan dan buatlah keputusan yang lebih baik. Dalam pengalaman saya, mungkin lebih dari setengah keputusan saya itu salah, tapi saya belajar dari situ dan memperkecil persentase kesalahan saya sejalannya dengan waktu.

    Ok cukup empat langkah saja. Silahkan berhenti membaca artikel ini and START YOUR BUSINESS!

    By satria · 659 days 10 hours 55 mins ago

    Questions: 1 Accepted: 0 ( 0% ) | Reputation: 0

  4. 0 votes

    ikut share juga ah, ane baca2 dari ekojune.com mbak sis :) , mantabs sekali :

    simak ya:

    Masih menjadi perbincangan menarik dan sebuah pertanyaan yang banyak sekali muncul : enaknya bisnis apa ya ?. Terutama bagi yang baru akan mulai berbisnis.

    Banyak sekali jawabannya, bermacam-macam. Ada yang bilang, mulailah dari yang paling mudah. Atau carilah yang entry barrier nya rendah (mudah dimasuki dan dijalankan) atau sebaliknya tinggi (sehingga tidak mudah ditiru atau minim pesaing). Atau carilah passion anda.

    Nah mengenai passion ini juga menimbulkan pertanyaan lain. Carilah bisnis yang sesuai passion/hobby atau apakah menjadikan bisnis apapun sebagai passion/hobby ?. Lebih mementingkan passion atau idealisme atau merebut peluang apapun yang ada di depan mata dimana sudah ketahuan ada uangnya disana (realitas) walau mungkin tidak atau belum sesuai passion ?.

    Karena ada juga pendapat bahwa bisnis berdasarkan hobby seringkali memunculkan sebuah jebakan yaitu tidak menghiraukan nilai ekonomis suatu bisnis. Maksudnya tatkala usaha itu sesuai hbby kadangkala mengabaikan resiko, minim profit, kurang manajemen dsb. Mentang2 hobby biarlah gak untung besar yang penting bisa gaji karyawan atau karena hobby gapapa deh begini terus aja tanpa ada pengembangan usaha.Yang penting hobby.

    Itulah sebabnya juga ada orang yang jago masak tapi gagal ketika buka restoran, atau yang hebat dalam merancang baju tapi kurang sukses ketika buka butik, atau ada juga yang sebenarnya hobby sekali dengan otomotif tapi belum beruntung ketika buka bengkel.

    Tapi saya tetap setuju bahwa bisnis apapun harus ada passion disana. Jika kita sudah menyenangi apapun yang kita kerjakan, bisnis apapun yang kita pilih, maka kesuksesan tinggal mengikuti. Ada kekuatan dan semangat jika kita merasa ada passion disana. Semangat pantang menyerah, gigih, bangkit kembali jika tersandung, menerabas halangan dan rinrangan dsb.

    Bahkan saya menemukan beberapa kolega yang sukses dengan bisnis karena mereka ‘back to basic’. Artinya mereka kembali kepada ‘asal’ mereka. Basic disini bisa berarti :

    1. Hobby

    Ya, tak dipungkiri walau diatas disebutkan adakalanya berbisnis berdasarkan hobby mengandung jebakan tertentu tapi banyak juga yang sukses menjalankannya. Seperti seorang teman yang sukses di bisnis perbengkelan karena ia hobby modifikasi kendaraan, padahal tidak memiliki ijasah sekolah kejuruan apalagi dari sebuah fakultas teknik. Berdasar hobby pun bukan berarti punya keahlian teknikal tertentu seperti memasak, service komputer, merancang baju semata. Bisa jadi seperti hobby bola akhirnya buka bisnis bikin kostum bola, senang bergaul, suka berkreatifitas, semangat melayani orang lain dsb.

    2. Pekerjaan sebelumnya

    Kadangkala bukan semata karena hobby, walau beberapa juga termasuk didalamnya, yaitu berbisnis dengan bekal keahlian di pekerjaan sebelumnya. Pengalaman belasan bahkan puluhan tahun ditambah sederet pelatihan yang didapat selama berkerja tentu menjadi sebuah modal dahsyat dalam memulai bisnis. Seperti seorang kenalan yang membuka jasa pelatihan untuk tenaga outsourcing perusahaan Jepang dengan mengajarkan ilmu2 teknik aplikatif yang sesuai kebutuhan perusahaan. Berbekal pengalaman dan ilmu ketika bekerja di bidang yang sama.

    3. Bisnis keluarga

    Mencoba beberapa jenis usaha. Seperti jual pulsa elektronik, buka jasa perbaikan komputer, lalu jasa pembuatan website, sayangnya semua mengalami kegagalan. Eh ternyata dari ‘panggilan kembali’ untuk meneruskan usaha keluarga, akhirnya sukses. Ada yang berbisnis batik pekalongan, berbisnis katering dan kue warisan bunda, buka beberapa toko berbekal ilmu dari orangtua yang juga punya toko di pasar, berbisnis bunga, rumah makan dsb.

    Jadi sekali lagi memang tidak ada yang salah dalam pemilihan suatu jenis bisnis yang ingin ditekuni. Namun memikirkan ‘back to basic’ tadi mudah2-an mempermudah dalam proses memilihnya. Minimal sudah memiliki modal, kekuatan dan kelebihan untuk memulai. Bahkan bisa jadi merupakan gabungan ketiga hal tersebut : sudah memang usaha keluarga exist berjalan, pernah bekerja di perusahaan lain dengan ilmu dan pengalaman yang mendukung dan hobby pula.

    Jika kita dalam proses memilih jenis bisnis yang akan ditekuni kemudan melihat keluar apa saja yang kira2 punya potensi bagus untuk dijalani, namun koq ternyata seperti menemui jalan buntu. Coba kembali lihat kedalam diri sendiri, kira2 apa ya yang sebenarnya sudah ada pada diri kita, sebuah modal yang bisa digunakan untuk memulai. Hmm, lets back to basic … sebagai sebuah pilihan.

    Semoga berkenan.

    By newguest · 659 days 10 hours 45 mins ago

    Questions: 3 Accepted: 0 ( 0% ) | Reputation: 1

  5. 0 votes

    kalo aq pernah baca, semacam ada tahapan bisnis gitu CMIIW
    seperti ini :

    Bisnis Start Up Focus on Action

    Pada tahapan ini biasanya para pemula bisnis melakukan apa saja untuk membuka usaha, dengan agak sedikit panik dan kadang ikut-ikutan yang lagi nge trend semua usaha dilakukan. Biasanya para pemula melakukannya tidak dengan pede yang tinggi. Ada yang pengenya usaha bareng supaya kalo usahanya bangkrut punya temen senasib, bukan Cuma satu atau dua temen aja yang diajak gabung bahkan saking pengennya bisnis barengan bisa sampe 10 atau 20 orang yang gabung … wah kalo begini susah nih.. dapet uangnya gak seberapa dibagi2 sampe puluhan orang yaa abis aja, belum nanti kalo ada masalah, juga harus ditentuin siapa pemimpinnya, siapa yang menjalankan bisnis ini siapa yang tidak harus jelas diawal, yang pasti beberapa pengalaman mengatakan usaha bareng seperti ini gak akan jalan.

    Ada juga yang usaha sendirian dan ikut-ikutan, biasanya hanya coba-coba… coba dulu jualan baju atau selimut siapa tau aja laku dan dapet untung..lumayan kan, nah tipe yang seperti ini pasti punya usaha yang berbeda 100% dengan pengalaman di tempat kerja, orang2 yang kerjanya di bidang IT jualan garmen, kerja di bagian administrasi usahanya jualan makanan dsbnya.

    Bisnis Maintain

    Pada tahapan ini para pemula sudah lebih berpengalaman lagi, biasanya usaha sudah dilakukan diatas 3 atau 6 bulan dan para pebisnis sudah lebih mengerti lagi kondisi usahanya, Cuma sayangnya semua tahapan bulan mulai dari kondisi bulan januari sampe Desember belum di lalui dengan sukses.

    Memaintain usaha sebenarnya inti dari suatu bisnis, bila sukses maintain dan melewati proses masa-masa sulit dengan kondisi terberat sekalipun, maka ke depannya semua bisa berjalan lancar, artinya kesulitan2 terberat sudah dilalui dengan mulus, nah tahapan inilah yang menjadi tahapan paling krusial di dunia usaha sebab memaintain usaha bisa jadi perlu waktu banyak tidak cukup Cuma 3 atau 6 bulan, bisa 1 atau 2 tahun.

    Bisnis Closed or Continue

    Dalam kondisi kesulitan di proses maintain biasanya para pebisnis harus menghadapi suatu tantangan DO or DIE, HIDUP atau MATI, bisnis TUTUP atau LANJUT.. di tahapan proses ini adalah proses yang paling krusial dan menentukan, bila di teruskan bisa jadi akan rugi terus, ditutup juga sebenarnya sudah rugi juga apalagi punya hutang yang lumayan banyak..

    Kondisi ini harus dilalui oleh semua pengusaha, kondisi yang paling sulit dengan menentukan sebenarnya pilihan bisnis kita ini tepat gak sih? Lokasi nya bener gak sih ? Kok rugi terus yaa? Kok income sama outcome sama nih jadi gak ada untung? Jadi gimana ??

    Semua pertanyaan2 dan jawaban2 itu ada di para pebisnis itu sendiri sebenarnya, bukan orang lain, maka itulah kadang diperlukan mentor atau bisnis coach untuk membuka mindset atau kreatifitas pebisnis supaya dapat AHA lebih banyak lagi, tapi bila keputusannya adalah Bisnis Closed bukan berarti kiamat dunia, bisnis closed dan open jadikan hal yang biasa, ambil pelajaran saja dari semua pengalaman2 yang didapat.

    Bisnis Focus Countinuity

    Nah pada tahapan ini sudah lebih matang lagi para pebisnis, karena pengalamannya sudah lebih banyak, pelajaran dari bisnis open and close bisa diserap dan diambil sarinya untuk kemajuan diri. Jatuh dan bangun sudah biasa, maka itu bila pebisnis punya beberapa usaha kemudian rontok dan buat usaha lagi sampe dengan tahapan ini biasanya itu adalah usaha yang paling diminati, paling dijadikan pilihan utama.

    Pebisnis mulai focus dengan usahanya, biasanya hanya satu jenis usaha, walaupun dulu mulai dengan banyak usaha, semua rontok dan hanya tersisa satu saja yang FOKUS dan terus berkelanjutan,.. pada tahapan ini pebisnis sudah yang dulunya belajar, sudah pinter, dulunya amatir jadi professional walaupun bidang usaha dengan jenis pendidikan atau karir di pekerjaan berbeda tidak jadi masalah karena pebisnis sudah mempelajari dan jadi expert disitu.

    Bisnis Development

    Tahapan pengembangan usaha bisa dilakukan setelah lewati tahapan BISNIS FOKUS dulu, semua tahapan2 diatas harus dilalui tidak loncat langsung ke tahapan berikutnya, justru tahapan2 inilah sebenarnya pondasi dari para pebisnis, tanpa itu semua akan sia-sia, terlalu bernafsu untuk pengembangan usaha akan jadi boomerang sendiri, buang2 dana dan waktu untuk coba2 saja.

    referensi : ukmsukses.com/index.php/2012/06/tahapan-bisnis-untuk-pemula/

    By sabar · 659 days 10 hours 26 mins ago

    Questions: 21 Accepted: 0 ( 0% ) | Reputation: 1

© Company Name 2011. All rights reserved.